sweety butterfly

sweety butterfly

Sunday, November 25, 2012

GOALS!!!

Hmm semua isi blog akhir-akhir ini kok mellow semua sih... x_x 
I’m so sorry if i looked like –a player of drama queen-


Oke daripada terus mellow, mening kita bahas yang lain.
Di semester lima ini kehidupan berubah beberapa derajat. Tanggung jawab yang benar-benar ditanggung terasa berat, tuntutan untuk kepentingan pribadi dan kepentingan bersama meminta result dengan porsi yang sama. Yap result dari apa yang sudah dilakukan selama ini.

Pendidikan di jenjang diploma singkat sekali, hanya butuh 2.5 tahun untuk duduk di bangku kuliah, sisanya setengah tahun lagi adalah praktek kerja lapangan dimana fase ini adalah fase pra masuk ke kehidupan sebenarnya, turun ke masyarakat, fase pra inside di universitas kehidupan!

NGAH!
Tinggal menghitung waktu, semuanya akan mengalir tanpa kau sadari gelas yang tadinya kosong kini sudah hampir penuh. Lancarkan Ya Allah...

Badan Eksekutif Mahasiswa, disini saya banyak belajar :) disini salah satu tempat mengenal ikhlas dan sabar..  menyelami yang namanya pengabdian, menjemput yang namanya kebaikan, dan mencari yang namanya inspirasi, inspirasi hidup :) bukan waktu singkat belajar disini, tapi bukan pula waktu yang lama untuk mencari ilmu, saya berharap setelah saya pergi dari sini, saya bisa mengamalkan ilmunya suatu saat nanti :)

Semuanya sedang menanti hasil dari apa yang sudah ditorehkan di awal, dari apa yang sudah dimulai, dan kini detik-detik untuk menjalani tahap penyelesaian.

Lancarkan Ya Allah..
*Ujian Akhir (UAS terakhir di Prodipta Fisip Unpad), rangkaian Tugas Akhir, Laporan Pertanggungjawaban, dan semoga mendapat kesempatan terbang kesana! Amin*


Hey, mungkin saya orang yang salah dalam perjalanan kalian. Tak apa, kalo kedepannya kalian bisa lebih baik setelah bertemu saya, saya rela :)

Saya mungkin ga layak masuk plot cerita kalian, saya ga pantas masuk alur cerita ini, apalagi jadi pemeran utama, jadi figuran aja rasanya menganggu :)

Kenapa? Mellow ya? Haha ya beginilah adanya, pengakuan dari mereka yang pernah beradu akting dengan saya.




Rasanya sekarang cuman pengen liat pelangi, dari dekat...

Tuesday, October 23, 2012


jika aku tidak bisa memberimu kebahagiaan, pergilah.. cari kebahagiaan di luar sana.
meski kebahagiaan layaknya bukan untuk dicari, tapi kamu yang paling tau dari mana kebahagianmu berasal, dimana kebahagiaanmu tinggal.


simple

Friday, October 12, 2012

I know how selfish I am.
But you have no idea to crush me to get jealous too much.

Meanwhile you didn’t know how keep, how kept hold I am for you.
And I just wanna say the truth.

Realize that when I get jealous too for the things that you’ve made for me… I just to be able in every tears.
Still you happy for this, if that make you happy for it, it’s nevermind for me.

One day you’ll know how the person you love smile at you, and the reason she’s smiling just you, A.



Sunday, October 7, 2012





Mahasiswa; Penuai Aspirasi

Kamu mahasiswa? Sayang kalau waktumu di habiskan di kelas saja, ini waktunya untuk mengembangkan diri, mengenal potensi yang kamu miliki, dan waktunya kamu untuk berkarya, mengembangkan kreatifitas dari potensi yang kamu punya.

Kamu pegiat mahasiswa? Yakin? Pegiat mahasiswa itu ya bukan yang aktif di luar saja, tapi dia juga yang peduli akan masa depannya, tetap belajar dan mencari ilmu di dalam kelas.


Kamu masuk bagian yang mana?  Tentunya setiap orang memiliki pilihan dan jalannya masing-masing. Tapi saya rasa, belum jadi mahasiswa jika dia belum menuai aspirasi. Ya aspirasi. Mengaku agent of change? Bagaimana mau jadi agen perubahan, sedangkan kamu masih diam?
Aspirasi bisa disalurkan lewat mana saja, tak harus selalu lewat ambisi atau kata-kata semata, tapi aspirasi itu adalah langkah pertama kita untuk bergerak, untuk membawa perubahan. Mana mungkin kita bisa mengambil langkah tanpa ada aspirasi yang jelas dari kawan-kawan mahasiswa?

Kita mulai dari hal kecil, contoh di kampus saya; kelengkapan sarana dan prasarana di kampus dengan memasang infokus di tiap kelas. Permintaan itu disepakati bersama melalui diskusi, dan aspirasi mahasiswa yang difasilitasi Degafi Sosial Politik Club. Dan masih banyak kajian lainnya dimana aspirasi ini bisa membawa perubahan :)

Terkait dengan aspirasi, di kampus fisip yang asri, kecil, dan lestari ini sedang ada pergolakan hebat. Saya beruntung menjadi mahasiswa disini, jadi pengurus lembaga kemahasiswaan dibawah naungan Badan Eksekutif Mahasiswa. Saya jadi sedikit banyak tau bagaimana dunia politik itu, ada yang bilang jahat, licik, cerdik dan masih banyak lagi. Yang pasti mereka-mereka ‘si ahli politik’ adalah orang-orang yang cerdas juga cerdik, mereka mampu mengambil kesempatan dalam situasi yang menurut mereka ‘pas’. Mencari kepentingan melalui jalan yang bisa menguntungkan pihak tertentu. Seperti simbiosis parasitisme, yang lain merasa diuntungkan, dan yang lain merasa dirugikan. Dan yang paling melemahkan adalah ‘serangan’ meraka yang memilih ‘bonekanya’ untuk digerakan. Ah betapa kelamnya aku mengenal politik untuk pertama kali..

Tapi kita tau sama tau, bahwa pada dasarnya kita, mahasiswa adalah penuai aspirasi. Disamping adanya kepentingan atau tidak, sampaikanlah aspirasi yang menurut kita dan kebanyakan orang memang benar. Dan sampaikan dengan cara yang benar, itu yang penting. Cara yang benar ketika kepentingan bersama didahulukan, ketika tidak ada kepentingan lain yang mereka cari.

Dan kalau boleh saya memilih, saya partai independen. Selama ada yang harus diperjuangkan saya dukung dan maju bersama kalian :)


*aspirasi mahasiswa DIII se-Unpad (@AliansiD3Unpad) dalam pergerakan mahasiswa untuk kejelasan masa depan DIII (dengan membuka kembali ekstensi atau membuka diploma 4). Seyogyanya kampus sebagai fasilitator bagi mahasiswa dalam penyelenggaraan pendidikan dan sudah mejadi hak kita diberi kejelasan*

Intuition

Banyak sekali rekaman kata-kata yang ingin diluapkan malam ini. Tinggal seduh susu cokelat panas, dinikmati saat hujan yang dingin. Dengan suasana seperti ini rasanya akan selalu pas jika dipadankan dengan menuai inspirasi baru.


Sayangnya intuisi yang saya miliki untuk mendiskripsikan malam dan menuai inspirasi tak sampai di pelataran pembuka hujan malam ini...

Ah salah interpretasi!

Untuk hujan, tolong jaga purnamaku, aku tau dia selalu penuh, ya bulat penuh dan dia takkan pergi kemana-mana, selain mengitari kepalaku.